2 Movie Series Paling Ditunggu Kelanjutannya Di Tahun 2016

by - 1:37 PM

Halo, hai, selamat datang, apa kabar. Ah, lama menghilang dari dunia blog dan entah sudah berapa lama waktu yang saya buang beberapa hari ini (?) lalu dengan kejinya menelantarkan blogspot saya ini, dan akhirnya yang sekarang bisa saya rasakan cuma bersyukur. Alhamdulillah, karena gatelnya keinginan saya buat nulis lagi disini tapi karena beberapa hal mainstream sepele macem males, gak mood, butuh moodboster atau apalah dan bikin niat saya selalu kandas ditengah jalan buat ngetik di blog melampiaskan pemikiran, akhirnya saya bisa menelurkan tulisan pertama di tahun... 2016!!! Waw!!! Ok, quick post aja.


Movie series, buat yang suka berlangganan televisi berbayar dirumahnya mungkin udah gak asing lagi sama yang namanya HBO, FX, ABC, History, syfy, dan banyak lagi yang lainnya. Ya, mereka-mereka yang memproduksi dan menayangkan banyak film-film berseri keren berkualitas jempolan yang disebarkan ke seluruh dunia lewat satelit canggihnya. Tiap musim silih berganti selalu muncul judul series baru dengan berbagai macem genre movie yang bisa kita pilih sesuai selera masing-masing. Well, mungkin gak cuma segelintir orang yang cuma berlangganan televisi berbayar aja yang bisa menikmati. Sebagian orang yang suka nimbrung di forum-forum film ataupun yang cuma tahu selewat aja di media sosial, portal berita dan personal blog yang tersebar luas di media internet juga mengikuti pula perkembangan movie series dari tahun ke tahunnya termasuk saya ini. Selewat tahu, penasaran, cari, tonton. Tinggal modal kuota dan gadget middle class murah kita bisa menikmati banyak hiburan yang tersedia di internet termasuk movies series ini (ya meskipun itu... Heuheu). Mudah sekali hidup di jaman digital sekarang ini heuheu.



Bicara movie series, bagaimana perkembangannya di Indonesia? Sinetron, apa masuk juga ke dalam kategori movie series ya? Biasanya sih movie series cuma punya episode antara 10 sampai 25 episode saja lalu dilanjutkan ke musim selanjutnya. 1000 episode belum beres juga season 1-nya? Oke, bodo amat ya. Biarkan semuanya berjalan mengikuti alurnya dan berharap akan ada movie series made in Indonesia sekeren buatan produksi Amerika punya heuheu. Dan di tahun 2016 ini ada beberapa series yang saya tunggu kemunculan penayangannya entah di idfl, torrent dan di subscene heuheu. Atau tepatnya ada 2 movie series yang saya tunggu sekali season kelanjutannya. Kenapa cuma 2 series? Berhubung keterbatasan waktu yang saya miliki tidak mencukupi untuk nonton dan paling penting keterbatasan kuota internet yang tidak memadai (fakir kuota) keinginan akhirnya cuma 2 series ini saja yang saya ikuti tiap seasonnya. Sebenarnya ada beberapa series lain yang saya tonton tiap episode-nya cuma menggantung hanya sampai 1 season dan malah belum khatam 6 sampai 7 episode saja yang ditonton heuheu. Okelah, diantara kedua series ini mungkin teman-teman juga mengikutinya dari musim ke musim atau mungkin baru menyelesaikan 1 sampai 2 musim? Antisipasi saja buat yang baru menyelesaikan nonton 1 atau 2 musim saya sarankan buat berhenti membaca sampai disini karena mungkin (pasti?) bakalan mengandung spoiler yang mengganggu kekhidmatan menonton dan ketenangan mengikuti jalan cerita yang ada di series ini heuheu. Tapi kalo belum tahu dan penasaran silakan dibaca saja ya kali tertarik dan nonton dari awal heuheu.

1. Game of Throne Season 6

Salah satu series paling epic dan paling menyebalkan dengan budget jutaan dollar yang mampu menyedot jutaan fans di seluruh dunia. HBO sebagai rumah produksinya total keseluruhan mengeluarkan budget sekitar 50 - 60 Juta Dollar dalam pembuatan season 1 Game of Throne. Dan setiap episode-nya di season 1, HBO mengeluarkan cost sekitar 5 - 10 Juta Dollar per-episode-nya. Kalo di konversikan ke dalam rupiah sekarang ini mereka mengeluarkan uang sekitar 66 - 133 Miliar Rupiah per-episode-nya dan total keseluruhan biaya produksi di season 1 mereka mengeluarkan uang sekitar 668 - 800 Miliar Rupiah. Buset buset. Wajar saja, melihat dari cast, crew serta properti yang digunakan dalam series ini terlihat begitu sempurna dan mengagumkan para penontonnya. Memasuki season ke 5 Game of Throne, seperti biasanya series ini selalu memberikan kejutan-kejutan menyebalkan tiap episode-nya dan membuat saya selalu "kok, gini sih ceritanya" setiap kali moment of kampret muncul. Setelah di season sebelumnya-sebelumnya kita dibuat tercengang oleh kematian yang tidak kita duga, dalam season ini pun saya dibuat lemes kepayahan oleh kejutan menyebalkannya. Salah satunya seperti saat Margaery Tyrell di tangkap para kacung-kacung "high sparrow", pasukan "faith of the seven" karena tuduhan membiarkan adiknya Loras Tyrell ber-homo ria di tempat prostitusi littlefinger. Margaery yang sebelumnya sedang asik berbulan madu dengan king Tommen, karena tidak mau mengakui dan terbukti bersalah, akhirnya di kurung ditahanan sparrow. Huft. Dan ya, Aktor dibalik itu semua tidak lain adalah Cersei Lannister yang merasa kehilangan kontrol atas King Tommen yang direnggut oleh Margaery lalu membangkitkan kembali kepercayaan Sparrow dan mengurung secara halus Margaery tanpa perlu bersusah payah (ya tuhan turunkan azab buat Cersei). Selain scene itu, ada lagi salah satu scene yang membuat saya dan para jomblo diluaran sana pecinta Game of Throne berduka atas kejadian tersebut yaitu, ketika Petyr "littlefinger" Baellys mengajak Sansa Stark kembali ke kampung halamannya Winterfell yang telah dikuasai oleh clan Bolton. Dan tanpa diduganya, Sansa Stark yang masih perawan ting-ting disuruh menikahi Ramsay Bolton, bastard son dari Roose Bolton sebagai salah satu jalan membalaskan dendam keluarganya kepada clan Bolton dan mengambil kembali kampung halamannya yang telah direnggut. Oh god why? Malang nian keluarga Stark. Setelah pesta dan ritual penikahannya selesai, semuanya berakhir di atas ranjang dengan Theon "reek" Greyjoy sebagai saksi kepahitan yang dialami Sansa. Anying anying.

Beberapa episode saya dibuat bergalau ria, meracau, memaki dan "kok, gini sih ceritanya", tibalah saat dimana sebuah kebahagiaan datang dan sedikit merelakan apa yang telah dialami Margaery dan Sansa. Tuhan mengabulkan doa saya dan menurunkan azabnya kepada Cersei (thx god). Apa yang telah dilakukan Cersei malah menjadi blunder menyakitkan buat dirinya. Cersei yang tadinya hanya mengunjungi Margaery dan the High Sparrow akhirnya, ditangkap karena tuduhan berhubungan badan dengan saudara kandungnya sendiri Jaime Lannister, dan malangnya yang melaporkan perbuatannya tersebut adalah saudara kandungnya sendiri Lancel Lannister yang sebelumnya kembali dan menjadi pengikut sparrow hahaha.

Episode final atau episode ke-10 mungkin menjadi klimaks dari keseluruhan season 5 ini. Semua scene penting yang bikin kita bertanya-bertanya kebingungan dimunculkan. Setelah sebelumnya Cersei ditahan, akhirnya dia mengakui semua perbuatannya karena keterpaksaannya ingin kembali kepada Tommen. Kemudian dilakukanlah ritual "penebusan dosa" untuk Cersei. Setelahnya, dia diarak secara nudies dari kastil High Sparrow menuju the Red Keep dengan disaksikan ratusan rakyat kerajaan dan akhirnya Cersei kembali menghirup udara bebas dengan penuh kehinaan dan rasa malu. Saya puas dan nyutnyutan di scene ini heuheu. Di episode ke-10 ini pun kembali dimunculkan kemalangan yang menghinggapi Stannis Baratheon. Setelah kehilangan banyak pasukan yang melarikan diri, mengorbankan anak satu-satunya, bunuh diri yang dilakukan istri pertamanya, ditinggal kabur Lady Melisandre, akhirnya penyerbuan menuju Winterfell menjadi sia-sia karena berujung kekalahan untuk Stannis. Bad luck, Stan. Stannis yang masih bisa bertahan meskipun terpincang-pincang untuk sementara waktu berhasil melarikan diri namun, kemudian dijumpai oleh Brienne of Tarth, seorang pengawal Renly Baratheon, adik Stannis yang telah dibunuh oleh Melisandre dengan kekuatan hitamnya. Bad luck again, Stan. Masih di winterfell, Sansa yang memanfaatkan penyerubuan Stannis untuk melarikan diri menuju benteng kastil tiba-tiba dihadang oleh Myranda. Namun reek datang sebagai penyelamat dan membunuh Myranda dengan melemparnya kebawah benteng hingga mati. Karena keterdesakannya, Sansa dan reek kemudian memutuskan untuk melompat keluar benteng winterfell. Ouch. Lalu di Meereen, setelah dilangsungkan kembali adu tanding di arena, Sir Jorah Mormont yang ngotot ingin balik kepada Daenerys dan akhirnya bisa kembali menemui Daenerys dengan menyerahkan Tyrion sebagai hadiah namun diusir kembali oleh Daenerys (jones pantang mundur) melakukan kekacauan di Arena dan memicu perang saudara warga Meereen kembali terjadi. Mother of Dragon menjadi sasaran target namun akhirnya diselamatkan oleh sang naga, Drogon lalu dibawa pergi menjauh dari Meereen. Setelah "entah berada dimana", Daenerys ditemukan oleh sekelompok penunggang kuda yang mengelilinginya dan kemungkinannya mereka adalah para Dothraki. Dan kekuasaan Meereen untuk sementara diserahkan kepada Tyrion Lannister (what?). Belum selesai sampai disitu, di Bravos Arya Stark yang memutuskan menjadi hamba "many-face god" mendapatkan sebuah misi dari Jaqen untuk memberikan sebuah "hadiah" kepada seorang penjudi di dermaga. Namun hal itu urung terjadi karena Arya tanpa sengaja menjumpai Ser Merryn, orang yang memenggal kepala ayahnya yang kebetulan sedang mengantar Lord Mace Tyrell mengunjungi Bank of Bravos. Setelah perjumpaannya di dermaga dan menjumpainya lagi di sebuah tempat prostitusi, Arya membunuh dan mebalaskan dendam kepada Ser Merryn. Namun pada akhirnya Arya mendapakan hukuman dari Jaqen karena tidak menyelesaikan misi dan kedua matanya pun dibutakan oleh kekuatan many-face god. Stupid, Arya. Ke epic-an episode finale pun masih berlanjut di Dorne, setelah penjemputan Myrcella yang dilakukan oleh Jaime Lannister berhasil, diperjalanan menuju pulang ke kings landing Myrcella mengatakan sesuatu kepada Jaime dan telah lama mengetahui bahwa Jaime adalah ayah kandungnya, bukan Robert. Namun naas tiba-tiba Myrcella sekarat dan meninggal dunia karena ciuman maut dari Ellaria Sand. Doooh. Dan terakhir di Castle Black, setelah Jon Snow melakukan ekpedisi dengan Tormund menuju hardhome untuk mendiskusikan koalisi bersama para wildlings, sesampainya disana mereka berhasil menemui para tetua suku namun berakhir buntu. Setelah itu tiba-tiba mereka diserang oleh para white walker beserta pasukannya, namun para wildlings sanggup melawan balik dan untuk sementara mampu menahan gempuran, Jon snow pun melawan dan tanpa diduga berhasil membunuh salah satu white walker dengan pedang besi Valyrian-nya. Lalu Jon dan para wildlings berlarian menuju kapal dan berhasil menyelamatkan diri menuju castle black. Sesampainya di castle black terlihat kekhawatiran dari para night watch terutama Allister Thorne. Sam pergi meninggalkan castle black karena alasan keamanan Gilly beserta bayinya, juga melanjutkan keinginan Sam menjadi maester dan meninggalkan Jon Snow sendirian. Dimalam berikutnya, Jon Snow sendirian didalam castle black, Olly menghampiri Jon dan mengajaknya menemui seorang wildlings yang katanya kenal dengan pamannya, Benjen, yang diyakini masih hidup. Namun nyatanya, the most scene kampret of season 5 ternyata baru muncul. Jon Snow yang telah memimpin para night watch ditusuk hingga mati oleh Allister Thorne, Olly, lalu bergantian teman-teman night watch-nya yang lain mengikuti karena kenekatan Jon Snow membawa musuh bebuyutan masuk ke dalam castle black. Hadeeeuh, pusing pala.

Dan, setelah episode ke-10 ini selesai, kemudian saya menyiapkan tali tambang yang diikatkan diatas pohon untuk mengakhiri semuanya heuheu. Doooh, panjang urusannya pemirsa. Overall, Game of Throne season 5 masih sama seperti musim-musim sebelumnya, sempurna dan menyebalkan. Kalo disuruh ngasih rating saya bakalan ngasih poin 9,9/10, lah heuheu. Tapi season 5 ini menurut saya masih kalah greget dibanding season 4 ketika para wildlings dan pasukannya menyerbu the Wall.

Dan pertanyaannya adalah, bagaimana nasib Margaery? Apa yang akan dilakukan Cersei? Apa yang terjadi dengan Arya? Lalu bagaimana kelanjutan Sansa dan Theon setelah melompat dari benteng Winterfell? Apa Brienne membunuh Stannis? Bagaimana dengan nasib Daenerys yang dikelilingi oleh para Dothraki? Apa yang bakal dilakukan Tyrion setelah penunjukannya sebagai pemimpin sementara Meereen? Setelah kematian Myrcella, apa yang bakal dilakukan Jaime? Dan, bagaimana nasib para wildlings setelah ditinggal mati oleh Jon Snow? Ya, semua pertanyaan itu akan terjawab di season 6 Game of Throne yang akan rilis di bulan April tahun 2016 ini. Dan selalu ingat untuk menjauhkan dede kecil saat menonton series ini.

2. The Strain Season 3

Sebuah pesawat telah berhasil mendarat dengan selamat di bandara John F. Kennedy, New York. Tidak ada yang aneh, semua berjalan normal seperti biasanya. Namun beberapa saat kemudian petugas bandara mendapati sebuah kejanggalan. Mereka kehilangan kontak dengan pesawat yang telah mendarat tersebut. Kecurigaan pun muncul, akhirnya petugas bandara masuk memeriksa ke dalam pesawat dan menemukan seluruh penumpang dalam keadaan tidak sadarkan diri. Kemudian otoritas bandara memanggil sebuah badan kesehatan bernama CDC untuk menginvestigasi. Sebuah tim dari CDC Canary Team yang diketuai oleh Ephraim Goodweather bersama dr. Nora Martinez memeriksa keadaan seluruh penumpang pesawat. Setelah memeriksa seluruh isi pesawat bersama para penumpangnya tiba-tiba Eph dan Nora dikejutkan oleh para penumpang yang kembali tersadar dari tidurnya. Keheranan pun muncul, lalu para penumpang pesawat tersebut di isolasi di sebuah fasilitas CDC sebelum diizinkan kembali pulang. Beberapa hari setelah isolasi dilakukan, keanehan kembali muncul. Seorang penumpang pesawat yang diisolasi di fasilitas CDC tiba-tiba berubah dan menyerang Eph dengan mengeluarkan sungut aneh di mulutnya. Eph melawan balik lalu kemudian membunuh penumpang tersebut dan membedah tubuhnya yang telah berubah menjadi mengerikan. Dan ya, begitulah awal mula terjadinya teror dan invasi yang dilakukan para strigoi menjijikan di kota New York.

The Strain, sebuah series yang diangkat dari adaptasi novel trilogi karya Guillermo del Toro dan Chuck Hogan berjudul sama dengan series-nya dan pertama kali tayang di televisi tanggal 19 September 2013. Strigoi (vampire) dengan julukan the Master telah memangsa dan memburu manusia selama ribuan tahun sebelumnya, lalu setelah bertahun-tahun menghilang the Master kembali menampakkan dirinya berbarengan dengan kedatangan pesawat aneh yang mendarat di JFK. Abraham Setrakian seorang mantan tahanan camp konsentrasi dijamanan holocaust nazi yang sekarang telah uzur, sudah lama memburu the Master dan mencium bau busuk gelagatnya di New York dan berharap bisa membunuh serta membalaskan dendamnya kepada the Master. Dan ya (lagi), awal mula petualangan Setrakian yang kemudian berkenalan dengan Eph, Nora lalu Vasily Fet memburu the Master dan membunuh para strigoi yang meneror kota New York. Ekspetasi awal saya tentang series ini "wah kenapa jagoannya udah aki-aki" dan mungkin endingnya si Setrakian ini tertular virus lalu berubah jadi strigoi. Namun ternyata tidak demikian adanya. Meskipun kemudian Setrakian dibantu Eph, Nora dan Fet, aki-aki ini menjadi peran yang paling penting di the Strain dan mungkin gak akan ada series ini tanpa adanya Setrakian (yaiyalah).

Oke, seperti di cerita-cerita sebelumnya, Setrakian cees hampir bisa membunuh the Master di sebuah apartemen milik Bolivar namun pintarnya sang master bisa bertahan diteriknya matahari dan berhasil kabur ke gorong-gorong. Why god? Setrakian keheranan karena sang master tidak langsung terbunuh oleh teriknya matahari dan cerita pun dilanjutkan ke season 2. Terus dan terus di-harapan-palsuin. Yakali apa yang mau diceritain kalo beres heuheu. Oke kita sedikit mengingat kembali saja, memasuki season ke 2-nya Eph dan Nora berhasih mengembangkan sebuah virus yang bisa membunuh dan menyebar luaskan virus lewat strigoi ke strigoi namun diketahui the Master dan menghentikan penyebarannya. Tapi Eph dan Nora gak pantang menyerah dan berniat membuat kembali virusnya dengan meminta bantuan ke orang-orang di Washington. Gak hanya itu, setelah ibunya Jack sekaligus mantan istri dari Eph tersengat dan berubah menjadi strigoi, sang Master memanfaatkannya untuk menghalangi jalan Eph karena ketidak percayaan Jack akan kematian ibunya oleh strigoi. Karena kepolosan dan rasa sayang Jack yang terus diburu oleh ibu strigoinya itu Eph menjadi kerepotan dalam mengarungi misinya. Ywla, kalo gak ada si Jack ini mah kelar kali urusannya.

Sama seperti series lainnya, episode final menjadi episode penentu kelanjutan cerita. Di episode ke 13 season 2  the Strain, Setrakian berhasil menemukan buku Occido Lumen yang dia cari sejak lama yang dipercaya dapat mengalahkan sang Master. Namun kampretnya si Aki-aki ditimpuk dari belakang oleh Rudyard, orang yang memiliki buku tersebut, sampai pingsan dan buku tersebut dijual ke gengster New York. Shit. Untuk sementara waktu Setrakian gagal mendapatkan buku tersebut, namun kemudian gengters melelangnya dan setrakian berhasil memenangkan pelelangan. Huaaa, scene ini bikin saya lega. Tapi berbarengan dengan kelegaan yang saya dapatkan, ternyata ada satu scene terkampret dari seluruh episode the Strain. Ketika Eph, Nora dan Jack melakukan perjalanan menuju Washington menggunakan kereta. Saya kira bakalan menjadi perjalanan indah buat mereka namun akhirnya menjadi dukalara. Kereta dihadang ibu strigoi Jack beserta pasukan strigoinya dengan membuat barikade dan kereta pun berhenti. Semua penumpang panik berhamburan keluar kereta, juga Nora dan Jack mengikuti. Eph masih didalam gerbong dan lalu terpisah dengan keduanya. Nora dan Jack yang sudah berada diluar dan berlari menuju stasiun tiba-tiba dihadang oleh ibu strigoi Jack. Nora menantang dan melawan dengan sebuah pedang, ibu strigoi pun tersungkur dan siap di penggal oleh Nora. Namun kekampretan dan kehendak scriptwriter berkata lain. Jack menghentikan pemenggalan yang bakal dilakukan Nora, dia pun lengah lalu oleh sungut panjang ibu strigoi, Nora digigit dan terinfeksi. Sisanya, kesekaratan Nora dan Jack yang dibawa pergi Ibu strigoi. Gak lama Eph sebagai pahlawan kesiangan datang menghampiri Nora yang lemah tak berdaya, kemudian salam perpisahan di ucapkan oleh Nora dan ujungnya bunuh diri. Hanying, karakter utamanya dimatiin gais.

Untuk keseluruhannya the Strain ini luar biasa sekali. Saya dibuat ketakutan dan berandai-andai jika heuheu. Namun sedikit janggal buat saya, kota sebesar dan sepenting New York gak mendapatkan bantuan dengan skala besar dari otoritas keamanan Emrika dan cenderung seperti pasrah. Ah siapa peduli ini menurut saya saja heuheu. Well, kita tunggu kemunculan season ke 3-nya tahun 2016 ini.

-. Viking Season 5 (ralat: season 4)

Tambahan saja, series ini juga saya tunggu dari tahun 2015 kemarin cuma karena series-nya sudah on-going tayang di chanel History dan keterlambatan postingan, ya sudah heuheu.


Oke, 2 series tadi yang paling saya tunggu sekali penayangannya di tahun ini dan mungkin kalian pun mengikutinya juga. Ya mudah-mudahan saja beberapa hari setelah premier-nya tayang di televisi langsung betebaran dihamparan lautan yang luas ini heuheu. Huh, semoga berkenan dan jangan sungkan untuk membenarkan. Maklum lah saya cuma normies yang sok ikut-ikutan jadi pecinta movie abal-abal sok ngerti padahal mah tau dah heuheu. Enjoy.

You May Also Like

16 komentar

  1. G ngikutin semua serial ini sih. Tapi tertarik sama the strain, yah kalau sanggup dan punya tenaga lebih mau nyicil donlot lah

    BalasHapus
  2. :v Game of throne, tapi meskipun udah mau tayang, tetep aja gue nunggu bajakannya...

    BalasHapus
  3. Wahhh aku jg suka nntn serial barat, tontonan aku tuh Pretty Little Liars sama Awkward di mtv. Kalah jauh deh sama sinetron2 indonesia

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mantaaap, serial barat jadi alternatif hiburan hhe

      Hapus
  4. dulu nonton game of thrones, tapi cuma sampe episode 1 aja. suka sih ceritanya, seru juga, tapi nggak terlalu suka setting lokasinya, hehe.
    kalo aku yg ngikutin malah american horror story sama the walking dead. wah ini seru banget, wajib nonton dehh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kembali kepada selera hehe
      Nah itu pengen nonton walking dead sekarang mah dah nyampe season 5/6 ya belum sempet mulu nonton hehe

      Hapus
    2. aku juga dulu udah nyampe season 5 aku baru suka, akhirnya nonton dr awal banget deh: season 1.
      dan ternyata emang seru, berlanjut sampe season 6 sekarang..

      Hapus
    3. Hehe iya pengen dari awal dulu nonton meskipun ketinggalan 6 musim. Makanya kalo ada review terbaru walking death gak pernah mau liat hehe

      Hapus
  5. The Strain kayaknya keren tuh.

    Tapi lagi ngurangin hal-hal berbau serial gitu sih (drakor/anime/US series). Takut adiksi trus mager ngerjain tugas yang seabrek wkwk ;_; Lebih demen nonton film.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya ya kaya ngandung zat adiktif yg bikin kecanduan hehe utamain dulu aja prioritas hehe

      Hapus
  6. Mantap min. 1 yang termasuk jajaran series movies yang nomor 1 bagi gua : Game of throne.
    keseluruhan series movies yang lagi gua tunggu :
    1. Game of Throne
    2. The walking dead
    3. Viking (ini juga luar biasa mantep jalan ceritanya dan tingkah laku(gaya/ekspresinya ragnar) luar biasa yang diperankan oleh Travis Fimmel, pemeran utama yang ada di movies terbaru sekarang ini yaitu : Warcraft yang mantap itu loh haha
    4. Grimm
    5. The Green Arrow
    6. Teen Wolf (yang ini agak buat kecewa karena kelamaan tapi tetap ditunggu)
    7. The 100
    8. The Shannara Chronicles
    Itu series movies andalan di sisi gua (yang lagi lanjut sih):D
    Salam min

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah ini bisa jadi list tambahan buat ditonton nih. Makasih infonya. Salam juga :)

      Hapus
  7. yang udah download season 2 bagi dong ..
    Terlanjur penasaran nih ..baru abis selesai nonton season 1 .

    BalasHapus

Sok mangga kasih komentar yang berhungan dengan tema tulisan ini. Satu kritik dan saran yang membangun dari kalian sangat membantu dalam mengembangkan tulisan saya ini. Thx :))