Dan Terus Menerus Seiring Waktu Berjalan
Seringkali kita (saya) mengalami suatu kegagalan (about everything). Buat frustasi, bingung, resah, ingin mengakhiri. Galau, pasrah, menggila, tapi itulah ceritanya harus apalagi kata berucap (kaditu salah kadieu salah), hanya menjalani meskipun endingnya belum jelas. Mencari, lalu mencari dan terus mencari suatu cara, jalan keluar untuk menuntaskan, dan hingga akhirnya cara dan jalan keluarnya itu ditemukan. Tapi sudah cukup kah ? Sudahkah cukup hanya dengan menemukan cara dan jalannya saja ? Bagaimana dengan aksinya ? Memang sulit untuk (saya) melakukan aksinya itu, karena "takut". Dan kemudian munculah kata "berharap" yang akhirnya hanya diam merenung mendengarkan kata-kata motivasi sang motivator menunggu sebuah keajaiban yang tak terduga-duga (dari langit). Seperti itukah yang terjadi ? (its fact)
Setiap cerita atau story-nya berbeda-beda tapi intinya searah dengan yang tadi (mungkin sama/mungkin tidak). Kenapa begitu ? (menurut saya) Sebuah jalan cerita atau sebuah story life itu simpel, cuma ada dua hal yang bikin itu berwarna, senang dan sedih, selain dari itu cuma sekedar pemanis supaya ceritanya itu lengkap dan lebih asik (sama halnya seperti sinetron). Simpulnya sederhana, senang lalu sedih dan senang kembali dan sedih, dan senang dan terus menerus seiring waktu berjalan lagi lagi dan lagi terulang dan terulang dengan alur cerita yang beda.
Senang atau sedih (whatever), jalani terus dan terus. Terus mencoba dan mencoba temukan hal baru, temukan momen yang beda yang bisa merubah "sesuatu" menjadi "sebuah", dan "sebuah" menjadi istimewa.


