Africa Map With Flag Nation (sumber)
Afrika, sebagaimana telah kita ketahui merupakan salah satu benua paling kering yang ada di bumi ini. Banyak orang yang mengasosiasikan negara-negara di benua Afrika dengan kemiskinan dan ketertinggalan. Tidak salah memang, karena faktanya banyak negara di Afrika masih menderita kemiskinan parah dan ketertinggalan modernisasi akibat banyaknya perang sipil juga kolonialisasi yang terjadi puluhan tahun lalu.
Afrika, meskipun sebagian besar tanahnya yang kering dan tidak cocok untuk bercocok tanam tidak luput dari kolonialisasi dan penjajahan bangsa asing. Selain karena kebutuhan sumber daya manusia Afrika sangat dibutuhkan untuk diperbudak dan dipekerjakan, sumber daya alamnya pun kaya akan minyak dan perhiasan macam emas dan berlian. Maka tidak heran banyak bangsa Eropa berduyun-duyun datang ke Afrika untuk memanfaatkan seluruh sumber daya Afrika guna keperluan ekonominya tersebut. Hampir seluruh tanah Afrika pernah menjadi tanah kolonialisasi dan tempat penjajahan bangsa Eropa jaman dulu. Dari negara Maroko, Tanjung Verde, Afrika Selatan hingga ke ujung tanduk Afrika tidak luput dari kolonialisasi bangsa asing macam Inggris, Spanyol, Perancis, Portugis, Jerman, Italia, bahkan Belgia.

Meskipun begitu, banyak hal menarik yang bisa kita pelajari dari Afrika. Salah satunya tentang teori manusia modern yang berevolusi dan menyebar ke seluruh dunia dari Afrika. Dikatakan bahwa sekitar 200.000 tahun yang lalu manusia modern secara anatomis muncul di Afrika. Lalu sekitar 60.000 tahun yang lalu manusia modern menyebar dengan cepat dari Afrika menuju zona bebas es Eropa serta Asia dan mencapai modernitas perilaku sekitar 50.000 tahun yang lalu. Menarik sekali. Bayangkan saja, sekitar kurang lebih 8 milyar manusia yang menghuni Bumi ini dikatakan bernenek moyang sama satu sama lain dan berasal dari satu tempat yang sama yaitu Afrika. Namun untuk sekarang ini, bukan itu yang membuat saya tertarik tentang sejarah Afrika yang saya pelajari. ketertarikan saya datang dari penjuru selatannya Afrika atau tepatnya yang sekarang kita kenal dengan nama Republik Afrika Selatan, negara yang pernah menyelenggarakan Piala Dunia tahun 2010. Jadi apa yang membuat saya tertarik dengan Afrika Selatan?
Awal mula ketertarikan saya ketika iseng-iseng buka situs wikipedia tentang stadion Piala Dunia 2010 yang digunakan di negara tersebut. Saya memang orang yang suka melihat bangungan-bangunan stadion, utamanya stadion yang digunakan untuk sepakbola. Selain melihat-lihat dari wikipedia, stadiumdb.com menjadi salah satu situs web favorit di internet. Karena menurut saya, pembangunan stadion berbanding lurus dengan kemajuan ekonomi sebuah negara. Seperti negara Afrika Selatan yang mampu membuat stadion-stadion untuk Piala Dunia. Puluhan juta dollar mereka keluarkan untuk pembangunan stadion bertaraf internasional serta seluruh fasilitas penunjang Piala Dunia. Atau bisa kita lihat seperti negara Turki atau Meksiko yang punya banyak stadion megah untuk digunakan di liganya masing-masing. Kedua negara tersebut juga masuk dalam negara yang perekonomiannya maju. Afrika Selatan sendiri adalah negara kedua yang perekonomiannya maju di benua Afrika setelah Nigeria. Tapi sejujurnya, ini gak ada hubungannya sama sekali dengan artikel yang saya tulis ini (hehe).
Saya merasa sangat kagum dengan Afrika Selatan. Karena rasa kekaguman saya terhadap Afrika Selatan yang notabene merupakan bagian dari benua Afrika yang banyak orang asosiasikan dengan kemiskinan dan ternyata mampu melaksanakan dengan sukses acara sebesar Piala Dunia yang belum tentu bisa dirasakan setiap negara, akhirnya pencarian saya di wikipedia pun berlanjut dengan membuka laman tentang Afrika Selatan. Beberapa informasi utama tentang Afrika Selatan seperti nama resmi Afrika Selatan dalam 11 bahasa, bendera nasional, motto negara, peta Afrika Selatan, ibu kota negara, bahasa resmi yang digunakan dan keterangan lainnya dijelaskan secara singkat disebelah kanan laman wikipedia tersebut. Tidak ada yang aneh dengan informasi yang ada di wiki, semua informasinya sudah terjelaskan dengan benar. Tentang nama negara, bendera atau bahasa resmi salah satunya bernama bahasa Afrikaans yang digunakan, tidak membuat saya terkejut karena sudah jelas sekali kalau nama bahasa dan negaranya berasal dari satu kata yang sama yaitu Afrika.
Setelah pencarian saya tentang stadion Piala Dunia 2010 yang berlanjut ke laman wikipedia Afrika Selatan berakhir, aktifitas browsing saya kembali seperti semula. Satu dua situs web dan blog beragam jenis tema kembali saya kunjungi. Namun, ada salah satu blog bertemakan sejarah yang mengupas dengan detail segala sesuatu hal tentang sejarah peperangan dunia yang pernah terjadi puluhan tahun lalu. Dari blog itu saya menemukan sebuah artikel tentang peperangan di Afrika Selatan dan dikenal sebagai "perang boer" yang melibatkan orang kulit putih melawan orang kulit putih. Saya merasa sedikit heran, kok ada ya orang kulit putih yang notabene merupakan penjajah tanah Afrika berperang satu sama lain. Lalu ada hal lain lagi tentang perang boer yang mungkin menurut banyak orang gak penting sama sekali tapi membuat saya sedikit (banyak) terkejut hehe.
Perang boer sendiri merupakan perang yang terjadi antara orang kulit putih Belanda yang bermigrasi ke tanah Afrika melawan orang kulit putih asal Inggris. Perang Boer sendiri bisa dibagi ke dalam 2 fase utama yaitu Perang Boer Pertama tahun 1880 sampai 1881 dan Perang Boer Kedua tahun 1899 sampai 1902.
(Boer War)
Perlu diketahui, orang-orang Belanda telah membuat koloni di Afrika Selatan sejak abad ke-17. Pada tahun 1652, perusahaan dagang Vereenigde Oost-Indische Compagnie (VOC) yang berbasis di Belanda mendirikan pos dagang di ujung selatan pesisir benua Afrika sebagai lokasi transit antara Belanda dan kepulauan Indonesia. Pendirian pos dagang tersebut sekaligus menjadi momen awal masuknya imigran-imigran Belanda ke wilayah cikal bakal Afrika Selatan saat ini. Wilayah yang ditinggali oleh orang-orang Belanda ini kemudian dikenal dengan nama "Kaapkolonie" ("Koloni Semenanjung" atau dalam bahasa Inggris "Cape Colony") di mana mereka menjadikan aktivitas pertanian dan peternakan yang mengandalkan tenaga budak-budak kulit hitam setempat sebagai mata pencaharian utamanya. Mungkin kalian sudah bisa menebak atau sudah tahu kalau orang-orang Belanda yang tinggal di wilayah koloni Semenanjung Afrika tersebut dikenal dengan sebutan "Afrikaaner".
Kata Afrikaans Yang Menyesatkan
Sampai paragraf ini, saya sudah menemukan sebuah titik temu pencerahan tentang sejarah panjang Afrika Selatan. Setelah membaca tentang peperangan boer yang melibatkan para "Afrikaaner" melawan tentara Inggris, saya mulai penasaran dengan bahasa Afrikaans yang saya temukan di laman wiki Afrika Selatan tadi karena mungkin ada satu keterkaitan antara kedua kata tersebut, lalu membuka kembali laman wikipedia dan membaca sekilas tentang bahasa Afrikaans, kemudian saya dibuat terkejut dan tahu kalau bahasa Afrikaans yang selama ini dituturkan dan menjadi bahasa resmi di negara Afrika Selatan tersebut merupakan turunan langsung bahasa Belanda yang berasal dari imigran-imigran Belanda yang menetap dan beranak pinang di tanah Afrika sampai saat ini.
Begini, memang tidak ada yang salah ketika sebuah negara memiliki nama bahasa yang sama dengan nama negaranya. Namun, awalnya yang saya kira bahasa Afrikaans adalah bahasa yang telah dituturkan oleh para pribumi atau orang-orang asli (kulit hitam) tanah Afrika sebelum kedatangan para penjelajah asing Eropa bermigrasi. Tapi ternyata sebaliknya, bahasa Afrikaans adalah bahasa yang tercipta setelah para penjelajah Belanda datang ke Afrika lalu membuat koloni, bukan benar-benar bahasa suku asli orang Afrika sebelumnya. Saya sedih, saya tertipu oleh kata Afrikaans. Tapi bagusnya, saya bisa merasa sedikit lega karena sudah terbebas dari ketersesatan Afrikaans (hehe).
Semuanya sudah terjelaskan dengan sempurna, saya pun mendapatkan wawasan baru tentang Afrika Selatan. Namun anehnya, telur yang saya kira sudah matang ternyata belum menjadi telur rebus yang benar-benar matang. Saya malah dibuat keheranan oleh bahasa Afrikaans. Kok bisa bahasa Belanda yang awalnya dianggap hanya berbeda pada dialeknya saja bertransformasi dan mejadi bahasa lain dengan nama baru bahasa Afrikaans? Apa yang membuatnya berubah nama dan hilang dari keidentikan bahasa Belanda?
Perbedaan Bahasa Afrikaans dan bahasa Belanda
Bahasa Afrikaans atau dulunya disebut Bahasa Belanda Cape Colony (Cape Dutch) -karena dulunya dianggap hanya berbeda pada dialeknya saja- secara linguistik berhubungan dekat dengan Bahasa Belanda abad ke-17 dan Bahasa Belanda modern. Penutur kedua bahasa tersebut dapat saling mengerti satu sama lain tanpa kesulitan. Namun seiring berjalannya waktu, karena banyak kata-kata serapan yang diambil, kosa kata bahasa Belanda Cape Colony sedikit banyak mulai berbeda dengan kosakata bahasa Belanda yang aslinya. Namun meskipun begitu, bahasa Belanda Cape Colony (Cape Dutch) -lalu kemudian disebut bahasa Afrikaans- yang telah mengadopsi kata-kata dari bahasa lain seperti bahasa Portugis, bahasa Bantu, Melayu, Jerman dan bahasa Khoisa, diperkirakan 90 sampai 95% kosakatanya masih berasal dari bahasa Belanda. Nah lho, jadi apa bedanya kalau 90 sampai 95% kosakata bahasa Afrikaans masih berasal dari bahasa Belanda?
Kasus bahasa Afrikaans dan bahasa Belanda hampir mirip dengan bahasa Melayu Malaysia dan bahasa Indonesia, dua bahasa yang memiliki akar rumpun bahasa yang sama. Seperti halnya orang Indonesia yang bisa mengartikan tulisan bahasa Melayu Malaysia, penutur bahasa Belanda pun bisa mengartikan tulisan bahasa Afrikaans. Namun terkadang, apa yang dibaca dan diartikan oleh penutur Belanda bisa berbeda artian dengan penutur Afrikaans. Seperti misal ketika penutur bahasa Indonesia membaca kata "ibu pejabat". Saya sebagai penutur bahasa Indonesia mengartikan "ibu pejabat" sebagai "istrinya seorang pejabat" atau "ibunya seorang pejabat". Namun sebenarnya, apa yang dimaksudkan "ibu pejabat" oleh bahasa Melayu Malaysia berarti "kantor pusat" atau "markas" dalam bahasa Indonesia. Kalau penasaran kalian bisa coba googling "ibu pejabat polis" pasti keluar web atau akun kantor-kantor polisi Malaysia. Apa yang dialami bahasa Belanda dan Afrikaans kurang lebih sama seperti itu. Untuk bahasa Afrikaans sendiri, karena ada kata serapan dari bahasa lain seperti bahasa Melayu (Indonesia), orang-orang penutur Belanda mungkin tidak akan mengerti beberapa kata yang ada di kamus Afrikaans misal kata piesang atau kata baie (dari kata banyak) dalam bahasa Belanda berarti banaan dan veel / erg.
Perbedaan lebih detail antara bahasa Belanda dan Afrikaans bisa terlihat ketika kita membandingkan bunyi pelafalan, ejaan dan grammar (tata bahasa) yang digunakan. Seperti ketika menuliskan kata "God be with you". Dalam bahasa Belanda ditulis "God zij met u", namun dalam bahasa Afrikaans ditulis "God sy met u". Bisa terlihat sedikit perbedaan antara kedua tulisan. Dalam bahasa Afrikaans terjadi penyederhanaan. Digraf "ij" dirubah menjadi "y" dan huruf "z" yang memiliki suara mirip "s" ditulis menjadi huruf "s". Lalu ada penyederhanaan "sch" menjadi "s" saja seperti pada kata Nederlandsch menjadi Nederlands, lalu "isch" menjadi "ies" seperti kata logisch menjadi logies dan "ijk" menjadi "ik" seperti kata moeilijk menjadi moeilik. Kemudian ada penggunaan huruf "k" dalam bahasa Afrikaans menggantikan huruf "c" yang dilafalkan huruf "k" dalam bahasa Belanda seperti cultuur menjadi kultuur atau commissie menjadi kommissie. Ada juga huruf "cc" yang dilafalkan "kk" dalam bahasa Belanda seperti acclimatiseren dan accommodatie dalam bahasa Afrikaans ditulis menjadi akklimatiseer dan akkommodasie. Huruf "cc" yang dilafalkan "ks" juga dirubah tulisannya seperti accent dan accepteren (Belanda) menjadi aksent dan aksepteer (Afrikaans). Tidak hanya itu, huruf "c" yang dilafalkan "s" dalam bahasa Belanda juga digantikan menjadi huruf "s" dalam bahasa Afrikaans seperti centraal dan ceremonie (Belanda) menjadi sentraal dan seremonie (Afrikaans). Atau huruf "c" yang terletak ditengah kata seperti speciaal dan specifiek (Belanda) berubah menjadi spesiaal dan spesifiek (Afrikaans). Mirip-mirip EYD dalam bahasa Indonesia.
Ada lagi perbedaan seputar ortografi antara bahasa Belanda dan Afrikaans. Seperti beberapa contoh diatas, kata-kata bahasa Afrikaans mengganti huruf "c" yang dilafalkan "k" dalam bahasa Belanda, dituliskan menjadi huruf "k" dalam bahasa Afrikaans. Namun ada pula huruf yang dilafalkan "k" dan penulisannya menggunakan "ch" atau huruf "c" tidak berubah penulisannya dalam bahasa Afrikaans seperti Christelik (Christian dalam bahasa Inggris) atau chemie (chemistry) dan confetti. Dalam beberapa kamus Afrikaans adapula kata dengan awalan "ch" yang dirubah menggunakan "k" atau "sj" seperti kronies untuk chronies (chronic) dan sjirurg untuk chirurg (surgeon). Nah, lieur kan? (Hehe). Lalu ada lagi kata standar Cina untuk bahasa Belanda yaitu China dan Chinees (Chinese) diterjemahkan ke dalam bahasa Afrikaans menggunakan "sj" menjadi Sjina, Sjinees dan Sjinese. Tetapi media Afrika Selatan juga menggunakan standar Belanda dalam menuliskan kata Cina. Di beberapa kamus bahasa Afrikaans sendiri, kata China menjadi standar. Sedangkan kata Sjinees menjadi alternatif pelafalan untuk kata Chinees (Belanda). Nah, nambah lieur lagi kan? (hehe).
Masih ada lagi beberapa perbedaan ejaan bahasa Afrikaans seperti kata-kata bahasa Belanda yang menyerap kata dari bahasa Perancis. Awalan "ch" yang dilafalkan "sh [ʃ]" diterjemahkan dalam bahasa Afrikaans menjadi "sj" misal champagne dan chic (Belanda) menjadi sjampanje dan sjiek (Afrikaans). Bahasa Afrikaans juga mengubah "gh" dalam kata Belanda serapan dari bahasa Perancis menjadi "nj" misal campagne dan compagnie (Belanda) menjadi kampanje dan kompanjie (Afrikaans). Ada lagi kata serapan lain, juga berawalan "ch" yang dilafalkan "sh [ʃ]" diubah menjadi "sj" seperti kata machine menjadi masjien. Ini pun berlaku untuk kata yang memiliki akhiran "ch" yang dilafalkan "sh [ʃ]" seperti Jiddisch (Yiddish) menjadi Jiddisj. Dalam bahasa Belanda, kata hasjiesj (hashish/ganja) yang berakhiran "sj" ditulis kurang lebih sama dalam bahasa Afrikaans menjadi hasjisj.
Kata dalam bahasa Belanda yang dilafalkan "ch [tʃ]" dan dituliskan "ch" juga dirubah dalam bahasa Afrikaans menjadi "tj" seperti kata cheque menjadi tjek atau contoh lain kata yang berasal dari Italia seperti cello berubah menjadi tjello. Namun ada juga pelafalan "ch [tʃ]" yang ditulis "tsj" tidak berubah hurufnya seperti Tsjaad (Belanda) dan Tsjad (Afrikaans), hanya terjadi pengurangan huruf saja dalam bahasa Afrikaans seperti kata hasjisj diatas supaya efisien (mungkin hehe).
Selain itu, dalam bahasa Afrikaans terjadi penyatuan trigraf menjadi satu ejaan seperti "tie", "cie" dan "sie" hanya dieja menjadi "sie" saja. Seperti kata provincie dan politie (Belanda) menjadi provinsie dan polisie (Afrikaans). Lalu adapula penyatuan digraf dan trigraf "ou", "ouw", "au" dan⟨"auw" menjadi satu ejaan⟨"ou" saja. Seperti kata vrouw dan dauw (Belanda) menjadi vrou dan dou (Afrikans). Sama halnya ketika berada di awalan kata seperti kata autonomie (Belanda) berubah menjadi outonomie (Afrikaans).
Bahasa Afrikaans dalam pelafalannya juga sering menghilangkan huruf "n" dalam kata bahasa Belanda berujung "en" terutama dalam kata benda tunggal dan jamak. Seperti kata leven (life) dan mensen (people) ke bahasa Afrikaans menjadi lewe dan mense.
Bunyi pelafalan mempengaruhi perubahan pada ejaan. Jelas sekali ini menjadi pembeda antara bahasa Afrikaans dan bahasa Belanda. Mungkin dulunya karena kesalahan dalam pelafalan bahasa Belanda, akhirnya penutur bahasa Belanda di Cape Colony mulai meninggalkan standar ejaan bahasa Belanda dengan menggantinya ke dalam ejaan bahasa baru bernama Afrikaans. Contoh lain seperti kata Belanda yang berakhiran "cht" menjadi "g" dan "st" menjadi "s" sehingga merubah ejaannya. Misal kata lucht (udara) dilafalkan [lʏxt] dan kata dienst (layanan) dilafalkan [dinst] dalam bahasa Afrikaans berubah menjadi lug dilafalkan [ləχ] dan diens dilafalkan [dins]. Lalu jika ada kata bahasa Belanda diantara dua huruf vokal, dalam bahasa Afrikaans huruf "cht" atau hanya "ch" saja diganti dengan "gg". Seperti kata echtgenoot (suami) dan Tsjechische Republiek (Czech Republic) dalam bahasa Belanda menjadi eggenoot dan Tsjeggiese Republiek dalam bahasa Afrikaans. Lalu ada juga kata "ch" yang dilafalkan [χ] ejaannya berubah menjadi "g" saja seperti kata technologie dan monarchie menjadi tegnologie dan monargie.
Diantara dua huruf vokal, "g" dalam bahasa Belanda dihilangkan dalam bahasa Afrikaans. Misal kata hoger (higher) dilafalkan [ˈɦoːɣər] dan regen (rain) dilafalkan [ˈreː.ɣə(n)] dalam bahasa Afrikaans menjadi hoër (dilafalkan [ˈɦoːər]) dan reën (dilafalkan [ˈreː.ɣə]), di mana vokal kedua membutuhkan Trema (tanda titik dua diatas huruf) untuk menghindari kebingungan dengan digraf "oe" ([u]) dan "ee" ([eə]).
Ini pun diaplikasikan pula dalam kata jamak bahasa Afrikaans yang berakhiran huruf "g". Misal kata railway dalam kedua bahasa adalah spoorweg. Namun ketika berubah menjadi kata jamak terjadi perbedaan. Dalam bahasa Belanda menjadi spoorwegen (dilafalkan [spoːrʋeːɣə(n)]) dan dalam bahasa Afrikaans menjadi spoorweë (dilafalkan [spoərveːə]).
Lieur, lieur, lieur? Ya (hehe). Sampai disini paling tidak, untuk saya pribadi bisa sedikit membandingkan perbedaan antara kedua bahasa. Memang benar untuk orang seperti saya yang tidak bisa berbahasa Belanda atau Afrikaans akan sulit untuk membedakan kedua bahasa. Namun sedikit bisa disimpulkan beberapa perbedaan antara keduanya seperti penggunaan huruf "k" dan "s" dalam merubah huruf "c". Rata-rata kata dalam bahasa Afrikaans mengganti huruf "c" dengan huruf "k" atau "s" tergantung pelafalan katanya. Lalu ada lagi beberapa penggantian dan penyederhanaan huruf kata Belanda yang digunakan dalam bahasa Afrikaans seperti digraf atau trigraf menjadi satu ejaan dikarenakan kesalahan pelafalan yang membuatnya berbeda. Mungkin untuk orang yang fasih berbahasa Belanda, bahasa Afrikaans akan terdengar aneh buat mereka seperti halnya orang Indonesia mendengar orang melayu Malaysia berbicara. Lalu, karena ada penyerapan kata bahasa asing ke dalam bahasa Afrikaans, sedikitnya bisa membedakan kosakata kedua bahasa. Untuk perbandingan, berikut beberapa kata dalam bahasa Afrikaans dan Belanda serta terjemahan dalam bahasa Inggris.
Afrikaans
|
Dutch
|
English
|
aand
|
avond
|
evening
|
aartappelskyfies
|
aardappelchips
|
potato
chips (US)
crisps (UK) |
afkappingsteken,
apostroof
|
apostrof,
weglatingsteken, afkappingsteken
|
apostrophe
|
amper
|
bijna
|
nearly,
almost
|
amptelik
|
officieel,
ambtelijk
|
official
|
as
|
als
|
if
|
asem
|
adem
|
breath
|
asseblief
|
alsjeblieft,
alstublieft
|
please
|
baadjie,
jas
|
jasje,
vest
|
jacket
|
baba
|
baby,
kindje
|
baby
|
baie
|
heel,
zeer, veel
|
very, much
|
bakkie
|
pick-up
|
pick-up
truck
|
beeldpoetser
|
media-adviseur
|
media
spokesperson
press officer |
bergie
|
zwerver
|
vagrant
|
bestuurslisensie
|
rijbewijs
|
driving
licence (UK)
driver's license (US) |
blokkiesraaisel
|
kruiswoord
|
crossword
|
bokkie
|
schatje,
liefje
|
baby,
darling
|
bolla
|
zoet
broodje
|
bun
|
braaivleis
|
barbecue
|
barbecue
|
Brittanje
|
Groot-Brittannië
|
Britain,
Great Britain
|
bromponie
|
bromfiets,
scooter
|
moped,
scooter
|
daardie,
daai
|
die
|
that,
those
|
dagga
|
marihuana
|
marijuana,
cannabis
|
dankie
|
dank je/u,
bedankt
|
thank you,
thanks
|
deurmekaar
|
doorelkaar
|
mixed up,
confused
|
deur
|
door
|
through
|
die
|
de, het
|
the
|
duikweg
|
tunnel
|
tunnel
|
e-pos
|
e-mail
|
email
|
een
|
één
|
one
|
eiendoms
beperk
(Edms.) Bpk. |
besloten
vennootschap (BV)
|
propriety
limited
(Pty.) Ltd. |
eksie-perfeksie
|
fantastisch
|
cool,
great
|
ekskuus
|
excuus
|
sorry,
apology
|
enjin
|
motor
|
engine
|
gatvol
|
zat zijn
|
fed up
|
geskenk
|
cadeau,
kado (also used
in Afrikaans),
geschenk older term |
gift,
present
|
glo
|
geloven
|
believe
|
grondboontjie
|
pinda
|
peanut
|
grondboontjiebotter
|
pindakaas
|
peanut
butter
|
gunsteling
|
favoriet gunsteling older term
|
favourite
|
Heilsleër
|
Leger des
Heils
|
Salvation
Army
|
hierdie,
dié
|
dit, deze
|
this,
these
|
hoender
|
kip less common: hoen, hoender
|
chicken
|
hoekom?
|
hoezo?
waarom?
|
how come?
how so? why?
|
hoezit!
(hoe is dit?)
|
hoe gaat
het? hoe is het?
|
how's it
going?
|
hoërskool
|
voortgezet
onderwijs (Netherlands)
secundair onderwijs (Belgium) |
high
school, secondary school
|
Hollands
(taal)
|
Nederlands
(taal)
|
Dutch
(language)
|
horlosie
|
horloge
|
watch
|
hospitaal
|
ziekenhuis,
gasthuis, hospitaal
|
hospitaal
|
hysbak
|
lift
|
lift,
elevator
|
inskrywing
|
abonnement,
inschrijving
|
subscription
|
jol
|
leukheid
|
fun, party
|
Julie
|
juli
|
July
|
Junie
|
juni
|
June
|
kaartjie
|
ticket kaartje means greeting card
|
ticket
|
kameelperd
|
giraffe
|
giraffe
|
kampanje
|
campagne
|
campaign
|
Kanada
|
Canada
|
Canada
|
Kersfees
|
Kerstmis (Catholic)
Kerstfeest (Protestant) |
Christmas
|
kitsbank
|
geldautomaat,
bankautomaat
|
cash
machine, ATM
|
koerant
|
krant
|
newspaper
|
konserwatief
|
conservatief
|
conservative
|
kopiereg
|
kopierecht,
copyright, auteursrecht
|
copyright
|
landdros
|
magistraat
|
magistrate
|
lê
|
leggen
|
lie, lay
|
leër
|
landmacht,
leger
|
army
|
lemoen
|
sinaasappel
|
orange
|
Lid van
Parlement (LP)
|
parlementslid,
kamerlid
|
Member of
Parliament (MP)
|
lirieke
|
songtekst
|
lyrics
|
lokprent
|
trailer
|
film
trailer
|
lugmag
|
luchtmacht
|
air force
|
lughawe
|
luchthaven
|
airport
|
lugpos
|
luchtpost
|
airmail
|
lugredery
|
luchtvaartmaatschappij
|
airline
|
lugwardin
|
stewardess
|
air
hostess
air stewardess |
mal oor
|
gek op
|
mad about
|
masjienkap
|
motorkap
|
bonnet (UK)
hood (US) |
meisie
|
meisje,
meid
|
girl
|
melkskommel
|
milkshake
|
milkshake
|
moffie
|
homo
|
gay,
effeminate man
|
moltrein
|
metro
|
metro,
subway train
|
moontlik
|
mogelijk
|
possible
|
'n
|
een
|
a, an
|
na
|
naar
|
to
|
ná
|
na
|
after
|
naby
|
dichtbij
|
close to
|
naweek
|
weekend
|
weekend
|
nie
|
niet
|
not
|
niggie
|
nichtje
|
niece
|
Nieu-Seeland
|
Nieuw-Zeeland
|
New
Zealand
|
nuus
|
nieuws
|
news
|
nuusblad,
nuustydskrif
|
opinieblad,
nieuwsblad
|
news
magazine, news letter
|
onderskrifte
|
ondertitels
|
subtitles
|
oomblik
|
moment,
ogenblik
|
moment
|
oopmaak,
maak oop
|
openen
|
to open
|
oorklanking
|
nasynchronisatie
|
dubbing
|
oorspronklik
|
origineel,
oorspronkelijk
|
original
|
oos
|
oost
|
east
|
openbare
maatskappy
|
naamloze
vennootschap (NV)
|
public
limited company
|
ou, outjie
|
kerel,
gozer
|
guy, bloke
|
outomaties
|
automatisch
|
automatic
|
padda
|
kikker pad means "toad"
|
frog
|
passasier
|
passagier
|
passenger
|
perd
|
paard
|
horse
|
peuselhappies
|
snacks
|
snacks
|
piesang
|
banaan less common: pisang
|
banana
|
pikkewyn
|
pinguïn,
vetgans
|
penguin
|
polisiebeampte
|
politieagent
|
police
officer
|
polisiekantoor
|
politiebureau
|
police
station
|
posbus
|
postbus
|
post
office box
|
poskantoor
|
postkantoor
|
post
office
|
posman
|
postbode
|
postman
|
reisagent,
reisagentskap
|
reisbureau
(Netherlands)
reisagentschap (Belgium), reisagent |
travel
agent,
travel agency |
rolprent
|
film rolprent considered dated
|
film
|
sakrekenaar
|
rekenmachine,
zakrekenmachine, calculator
|
calculator
|
sambreel
|
paraplu
|
umbrella
|
sampioen
|
champignon
|
mushroom
|
saans
|
's avonds
|
in the
evening
|
sê
|
zeggen
|
say
|
selfoon
|
mobiele
telefoon
|
mobile
phone, cellphone
|
sent
|
cent
|
cent
|
seuntjie
|
jongen zoontje means "baby boy"
|
boy, young
man
|
sinies
|
cynisch
|
cynical
|
sjokolade
|
chocolade
|
chocolate
|
skadu,
skaduwee
|
schaduw,
schaduwbeeld
|
shadow
|
skakel
|
bellen (schakelen means "to
change gear")
|
dial, call
(telephone number)
|
skeelhoofpyn
|
migraine
|
migraine
|
skootrekenaar
|
laptop
|
laptop
|
slagoffer
|
slachtoffer
|
victim
|
slaptjips
|
frieten
|
french
fries, chips
|
sokker
|
voetbal
|
football,
soccer
|
soos
|
als, zoals
|
like, such
as
|
spinnekop
|
spin
|
spider
|
spoed
|
snelheid
|
speed
|
staatsdiens
|
civiele
dienst (Netherlands)
overheidsdienst (Belgium) |
civil
service, public service
|
stasie
|
station
|
station
|
Statebond
|
Gemenebest
van Naties
|
Commonwealth
of Nations
|
stasiewa
|
stationwagen
|
station
wagon, estate
|
streek
|
gewest,
regio
|
region
|
stuurwiel
|
stuurrad
|
steering
wheel
|
suid
|
zuid
|
south
|
suiwer
|
zuiver
|
clean
|
suurlemoen
|
citroen
|
lemon
|
sypaadjie
|
stoep,
trottoir, voetpad
|
pavement (UK),
sidewalk (US) |
tjek
|
cheque
|
cheque,
check
|
troeteldier
|
huisdier
|
pet
(animal)
|
tuisblad
|
homepagina,
thuispagina
|
homepage
|
uitgawe
|
editie,
versie
uitgaven means "expenditure" |
edition,
version
|
uitsaai
|
omroep,
uitzending
|
broadcasting
|
uurglas
|
zandloper
|
hourglass
|
vanaand
|
vanavond
|
this
evening
|
vanmôre
|
vanmorgen
|
this
morning
|
vat
|
pakken
|
seize,
clutch
|
verkleurmannetjie
|
kameleon
|
chameleon
|
vir
|
voor
|
for
|
vlak
|
niveau
|
level
|
vlugbeampte,
vlugkelner
|
steward
|
air
steward, flight attendant
|
voetsek!
(voert sê ek!)
|
verdwijn!
|
get lost!
away with you!
|
vrieskas
|
vrieskist
|
freezer
|
vuurhoutjie
|
lucifer
|
match,
light
|
wa
|
wagen
|
wagon
|
wasbak
|
wastafel
|
washbasin,
sink
|
wat
|
die
|
which, who
|
webwerf
|
website
|
website
|
weermag
|
krijgsmacht
|
defence
force, armed forces
|
wêreldwyd
|
wereldwijd
|
worldwide
|
wees
|
zijn,
wezen
|
to be
|
wes
|
west
|
west
|
woonstel
|
appartement
|
apartment,
flat
|
yskas
|
koelkast,
ijskast
|
refrigerator
|
Ysland
|
IJsland
|
Iceland
|
yster
|
ijzer
|
iron
|
Selain itu, seperti yang sudah saya singgung diatas, karena bahasa Afrikaans adalah turunan langsung bahasa Belanda ada beberapa kata yang sama dalam kedua bahasa namun memiliki artian berbeda. Berikut beberapa perbandingannya.
Word
|
Afrikaans meaning
|
Dutch meaning
|
aardig
|
pleasant,
strange
|
friendly
|
Afrikaans
|
Afrikaans
language
|
African,
also Afrikaans language
|
amper
|
nearly
|
scarcely
|
bliksem
|
lightning,
also expletive meaning "bastard" (as noun) and "bloody"
(as adjective)
|
lightning
|
die
|
the
|
that one,
which, who
|
dit
|
it
|
this,
these
|
doos
|
box, also
expletive "cunt"
|
box, case
|
een
|
one
|
a, an
(indefinite article)
|
flikker
|
sparkle
|
queer,
homo
|
fok(ken)
|
fuck,
fucking
|
to breed,
to rear
|
het
|
have, has
|
the
(neuter gender)
|
Holland
|
Netherlands
|
former
province of Holland
|
houtkop
|
racial
slur for black African, literally "wooden head"
|
"wooden
head"
|
kopje
|
small hill
|
cup
|
na
|
to
|
after
|
Nederduits
|
Dutch (as
in Dutch Reformed Church)
|
Low German
Dutch
formerly used the term to refer to the Dutch language
|
neuk(en)
|
strike,
hit
|
screw,
hump, have sex with
|
piel
|
expletive
"dick", "penis"
|
duckling
|
poes
|
expletive
"cunt" or "pussy" (noun) or "fucking"
(adjective)
|
pussycat,
tabby (although poesje
is used as a vulgar term for "vagina")
|
rand
|
edge,
brink, rim
|
South
African currency, reef
|
vat
|
take
|
grab,
seize
|
voor
|
before
|
for,
before (written
as vóór in Dutch)
|
Untuk melengkapi, satu lagi perbedaan yang bisa dibilang perbedaan paling besar antara bahasa Afrikaans dan bahasa Belanda, yaitu tata bahasa sebagai akibat dari hilangnya infleksi (perubahan bentuk kata) dalam Bahasa Afrikaans, serta hilangnya beberapa kata kerja, yang mengarah ke hal yang sangat disederhanakan dalam tata bahasa Afrikaans dibandingkan dengan bahasa Belanda.
Tidak seperti bahasa Belanda, bahasa Afrikaans tidak memiliki gramatikal gender, dan karena itu hanya memiliki satu bentuk artikel definit (artikula/kata sandang) yaitu "die", sedangkan dalam standar Belanda memiliki dua ("de" baik untuk kata benda maskulin dan feminin dan "het" untuk yang netral) sedangkan pada dialek bahasa Belanda di Belanda Selatan memiliki tiga, satu lagi yaitu "den", digunakan untuk kata benda maskulin.
Lalu ada konjugasi kata kerja. Dalam kata kerja bahasa Afrikaans, bentuk yang sama umumnya digunakan untuk kalimat infinitive dan present tense, dengan pengecualian kata wees ( "to be/menjadi") terkonjugasi menjadi "is" dan kata "hê" ( "to have/memiliki") terkonjugasi sebagai "het", dan tidak ada infleksi untuk kata ganti orang; seperti "ek gaan" (Afrikaans) dengan "ik ga" (Belanda) berarti "aku akan", dan "julle was" (Afrikaans) dengan "Jullie waren" (Belanda) berarti "anda".
Selain itu ada pula perbandingan tata bahasa antara bahasa Afrikaans dan bahasa Belanda tentang kata kerja, menghilangkan konjungsi subordinatif, penggabungan bentuk kata-kata ditandai dan tidak ditandai, kata ganti pribadi, kata ganti demonstratif, genitive, posesif, negatif ganda dan infleksi kata sifat yang bisa menjadi pembeda kedua bahasa. Namun karena kepala saya keburu overheat lieur dan sedikitnya sudah bisa menjawab rasa penasaran saya tentang perbedaan kedua bahasa saya cukupkan sampai disini. Kalau boleh disimpulkan, menurut saya Bahasa Afrikaans adalah bahasa Belanda yang disederhanakan karena banyaknya penyederhanaan-penyederhanaan dalam bahasa tersebut (hehe).
Ok, saya akan sangat senang sekali dengan masukan dari kalian yang mengetahui tentang bahasa Afrikaans atau bahasa Belanda dan mengetahui tentang perbedaan keduanya. Saya bukan ahli bahasa atau keilmuan tentang ilmu bahasa sendiri jadi saya akan sangat bersyukur jika kalian meralat dan membenarkan tulisan saya diatas ini. Terimakasih.
https://en.wikipedia.org/wiki/Comparison_of_Afrikaans_and_Dutch
http://www.re-tawon.com/2016/06/perang-boer-konflik-sesama-kulit-putih.html
https://en.wikipedia.org/wiki/Comparison_of_Afrikaans_and_Dutch
http://www.re-tawon.com/2016/06/perang-boer-konflik-sesama-kulit-putih.html
1 Comments
sangat menarik belajar bahasa Afrikaans
ReplyDeleteSok mangga kasih komentar yang berhungan dengan tema tulisan ini. Satu kritik dan saran yang membangun dari kalian sangat membantu dalam mengembangkan tulisan saya ini. Terimakasih.